Jurnal Percobaan 1 Analisa Kualitatif Unsur- Unsur Zat Organik

 

 

PERCOBAAN 1

ANALISA KUALITATIF UNSUR-UNSUR ZAT ORGANIK

 

 



 

DISUSUN OLEH :

SINDI PERMATA SARI

(NIM : A1C119064)

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL., M.Si

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

 

 

 

 

 

 

 

  I  Judul                  :   Analisa Kualitatif Unsur-Unsur Zat Organik

  II  Hari, Tanggal     :   Senin, 15 Febuari 2021

  III  Tujuan             :   1. Untuk mengetahui prinsip dasar dari analisa kualitatif dalam praktikum kimia

                                      organik 1

                          2. Untuk mengetahui dan identifikasi dari tahapan  analisa  unsur zat organik yang diamati dari unsur karbon, hidrogen suatu senyawa organik

                                

IV  Landasan Teori      

            Kimia.Organik juga biasnya  dapat diartikan sebagai  suatu cabang  dari ilmu kimia mempelajari sifat dan struktur dari  sintesis senyawa organik. Kimia organik ini juga biasaaya mengandung suatu karbon dan ada juga nitrogen dan oksigen. nah senyawa organik ini biasanya juga berasal dari alam dan juga berasal dari makluk hidup.  (http://kimia.fmipa.unej.ac.id/?page_id=314)

Kimia analisis ini juga berhubungan dengan pemisahan analisis senyawa kimia dengan menggunakan  teknik untuk pengukuran kimia baik kualitatif atau kuantitatif menggunakan metode eksperimen , Analisis kualitatif ini juga berkaitan juga dengan cara untuk mengetahui ada atau tidaknya suatu analit, komponen  yang dituju dalam suatu sampel. Kimia analisis ini juga bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya suatu sampel.   (https://www.ilmukimia.org/2013/04/kimia-analisis.html  )

Senyawa organik merupakan suatu senyawa kimia yang molekulnya mengandung karbon. Banyak  juga contoh dari senyawa organik seperti lemak dan karbohidrat, senyawa organic ini juga  merupakan komponen penting dalam biokimia yang biasnya berkaitan dengan kehidupan sehari – hari , Analisis Kualitaitif biasanya juga bertujuan  untuk mengidentifikan ada atau tidaknya  unsur  atau pun senyawa  kimia  baik organic maupun  anorganik. Analisa kualitatif ini juga berkaitan juga  dengan  suatu penetapan  dari  beberapa banyak suatu zat tertentu yang biasanya tergandung dalam suatu sampel tertentu . (https://bestjournal.untad.ac.id/index.php/Galenika/article/view/8143/6457)

Analisis kualitatif ini biasnya mengidentifikasikan suatu jenis zat atau komponen yang ada dari suatu suatu sampel. Analisis kualitatif dilakukan  karena adanya yang diketahui komponen yang terkandung dalam suatu sampel untuk menyesuaikan metode yang digunakan. Analisis kualitatif secara keseluruhan  dapat dilakukan secara visual, baik dalam keadaan kering maupun basah. Dalam keadaan kering biasnya  analisis dapat dilakukan diketahui bahwa  bentuk dan warna. (http://kimia.uin-malang.ac.id/wp-content/uploads/2017/09/Praktikum-Kimia-Analisis-Dasar.pdf)

Di dalam kimia analisis terdapat dua langkah  dalam menganalisi  suatu senyawa yaitu identifikasi komponen dari  suatu senyawa.untuk identifikasi ini biasnaya juga dikenal sebagai analisis kualitatif, Analisis kualitatif biasanya juga berkaitan  dengan mengenali  zat-zat kimia,  unsur atau senyawa apa yang ada di dalam suatu sampel,  Teknik untuk melaksanakan tujuan ini dapat digabungkan atau masing-masing dapat dilakukan secara terpisah. Identifikasi materi yang diteliti dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif, (https://bisakimia.com/2016/05/14/kimia-analisis/)

 

V  Alat dan Bahan

5.1  Alat

       1. Tabung Reaksi

       2. Cawan Porselen

       3. Gelas Ukur

       4. Bunsen / Penangas

       5. Pipet Tetes

6. Sudip

7. Neraca digital

5.2 Bahan

       1. Glisin

       2. Ba(OH)2

       3 . K2CrO4 

 

 

VI  Prosedur Kerja

      6.1  Identifikasi Unsur Karbon Metode Pemanasan

                 Sudip

=>  Diambil 0,1 Unsur yang mengandung Karbon ( Glisin ).

=>  Diletakkan ke dalam Cawan Porselen

=> Diaduk dengan Menggunakan Sudip

=>  Ditimbang Cawan Porselen yang berisi Glisin

Cawan Porselen

=>  Dipanaskan Cawan Porselen yang Berisi Glisin.

=> Diiamati Sampai terjadinya perubahan warna

Hasil Pengamatan  

           

6.2 Identifikasi Senyawa Karbon Dengan Ba ( OH) 2

Tabung Reaksi

=> Diambil Glisin 0,1 gram

=> Dimasukkan ke dalam tabung Reaksi

=> Ditambahkan K2CrO4

=> Dipanaskan menggunakan Bunsen

Pipet Tetes

=> Diambil Ba ( OH) 2

=> Diletakkan Di mulut Tabung reaksi

=> Dipanaskan

=> Diamati Perubahan yang Terjadi dalam pipet tetes

                          Bunsen

=> Dipanaskan diatas bunsen

=> Diamati Perubahan yang Terjadi dalam pipet tetes

Hasil Pengamatan  

 

 

Nah ini adalah link video sebagai referensi terkait percobaan ini yahh  :

https://youtu.be/FM3ZxhtaEMU

 Permasalahan :

1.    Apa yang menyebabkan Glisin berubah menjadi warna Hitam ?

2. Apakah ada Pengaruh dari  besarnya api ketika Memanaskan Larutan, Tolong jelaskan?

3.  Apakah Fungsi dari Penambahan 

Komentar

  1. Baikla saya febby Rahmadayani
    Nim : A1C119052
    Kelas : reguler B 2019

    Akan menjawab pertanyaan sindi permata sari nomor (2)


    Bunsen, adalah sebuah peralatan laboratorium umum yang menghasilkan nyala api gas tunggal yang terbuka, yang digunakan untuk pemanasaan, sterilisasi, dan pembakaran.

    Nyala api pada praktikum sangat berpengaruh pada percobaan nyala api yang besar dapat membuat bahan langsung mengering dan menjadi arang. Dan pembakaran api yang kecil dapat membuat lambatnya praktikum . Sehingga nyala api dengan sedang . Tidak terlalu besar dan kecil untuk mendapat kan hasil praktikum yang tepat.

    BalasHapus
  2. Baiklah, perkenalan nama saya Gustina Romarti Fajrin
    Nim : A1C119053
    Kelas : Reg B 2019.

    Saya akan menjawab pertanyaan sindi yang nomor (1)

    Jadi, Senyawa Glisin adalah suatu senyawa Karbon. Dimana jika senyawa tersebut dipanaskan maka akan mengalami perubahan wujud menjadi padatan berwarna hitam. Hal ini terjadi karena senyawa glisin yang dipanaskan akan bereaksi dengan Oksigen menghasilkan suatu gas Karbon dioksida jika oksigen berlimpah, dan akan menghasilkan senyawa Karbon hitam jelaga jika oksigen yang digunakan dalam pembakaran tidak cukup. Oleh karena itu proses pembakaran glisin akan menghasilkan suatu senyawa hitam yang menandakan adanya unsur Karbon.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Baiklah saya Rara Akda Septian dengan Nim A1C119095,Akan menjawab permasalahan no 3.
    Fungsi penambahan Larutan K2CrO4 yaitu untuk mengatahui senyawa senyawa karbon dengan kereaktifan yang digunakan untuk mengidentifikasi senyawa lain . Zat Penyusun yang ada pada senyawa tersebut dapat digunakan untuk mengetahui reaksi yang terjadi pada unsur yang sudah di analisis .

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PRAKTIKUM : REAKSI- REAKSI FENOL

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I : PEMURNIAN ZAT PADAT

LAPORAN PRAKTIKUM : REAKSI- REAKSI ALKOHOL